Maskapai Reasuransi Indonesia, Tbk atau lebih dikenal dengan MAREIN, perusahaan Reasuransi tertua di Indonesia menunaikan zakat atas pengelolaan bisnis reasuransi syariahnya sebesarRp 586 juta melalui BAZNAS.

Unit usaha syariah PT MAREIN yang dibuka sejak tahun 2006 setiap tahunnya mengalami perkembangan yang cukup baik. Pengelola unit usaha syariah PT Marein menyadari bahwa usaha syariah ini harus terus dikembangkan agar memberikan manfaat dan kemaslahatan umat. Dengan dibukanya divisi reasuransi syariah PT MAREIN dan sesuai prinsip-prinsip pengelolaan reasuransi syariah serta regulasi-regulasi yang mengaturnya,maka ada kewajiban bagi PT MAREIN untuk mengeluarkan zakat atas pengelolaan bisnis reasuransi syariah.

“Zakat dimaksud diperhitungkan dari hasil usaha unit syariah yang diperoleh PT. MAREIN sebagai pengelola reasuransi syariah atas akad Wakalah Bil Ujrah dan Tabbaru dan setiap tahunnya disalurkan melalui amil zakat resmi,”kata Direktur PT MAREIN, H.Hardjono.

Ia merasakan berkah yang diterima perusahaan yang ia pimpin ini sejak menunaikan zakat dari bisnis reasuransi syariah perusahaan yang beralamat di Plaza Marein, Lantai 18, Jalan Jendral Sudirman Kav.76-78, Jakarta 12910 ini.

“Alhamdulillah zakat telah membawa manfaat dan berkah untuk kesinambungan bisnis reasuransi syariah PT.MAREIN hingga saat ini. Hal ini ditunjukkan dengan semakin meningkatnya dari tahun ke tahun jumlah dana yang dikelola reasuransi syariah serta pendapatan perusahaan yang dihasilkan, baik reasuransi syariah maupun MAREIN secara umum,”katanya.

Dalam mengeluarkan zakat perusahaan tesebut,semata-mata untuk meperoleh ridha Allah dan barokah atas zakat yang selama ini kami keluarkan.

“Mudah-mudahan Allah meridhai dan memberikan barokah kepada PT  MAREIN sehingga perusahaan ini bisa survive dan berkembang pesat dan menjadi perusahaan yang berskala internasional sehingga kami bisa berperan lebih besar dalam mengentaskan kemiskinan. Aamiin ya Robbal Alamin,”katanya.

Sumber: Media Indonesia, 18 April 2016