Dalam rangka mewujudkan permintaan pasar akan pelayanan reasuransi syariah maka pada 2006, Marein telah membentuk dan mengembangkan unit bisnis syariah sesuai dengan ijin yang telah dikeluarkan oleh Departemen Keuangan Republik Indonesia Nomor KEP-075/KM/12/2006 tertanggal 25 Agustus 2006.

Kami berkomitmen memberikan solusi reasuransi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan berdasarkan Nilai Syariah yakni transparansi, produk dan program yang jelas, adil untuk peserta maupun pihak perusahaan, amanah, tanpa ketidakpastian, tidak mengandung riba, dan tidak mengandung unsur perjudian.

Kami menawarkan program reasuransi dan perlindungan untuk risiko-risiko dengan eksposur dari berbagai macam lini bisnis asuransi jiwa maupun general berbasis syariah, sebagai berikut:

Reasuransi Jiwa Syariah
  • Asuransi Jiwa Berjangka
  • Asuransi Kecelakaan Diri
  • Asuransi Jiwa Berjangka Menurun
  • Asuransi Penyakit Kritis
  • Asuransi Kesehatan
Reasuransi Umum Syariah
  • Asuransi Harta Benda
  • Asuransi Kendaraan Bermotor
  • Asuransi Pengangkutan dan Rangka Kapal
  • Asuransi Penerbangan
  • Asuransi Kesehatan
  • Asuransi Tanggung Gugat
  • Asuransi Kecelakaan Diri
  • Asuransi Penjaminan dan Kredit (Suretyship)
  • Asuransi Rekayasa
  • Asuransi Energi, Minyak dan Gas

Dewan Pengawas Syariah


Marein memiliki Dewan Pengawas Syariah yang bertugas melakukan pengawasan atas kegiatan usaha reasuransi syariah, baik Reasuransi Jiwa Syariah dan Reasuransi Umum Syariah agar sesuai dengan ketentuan dan prinsip syariah yang telah diputuskan oleh Dewan Syariah Nasional dan memastikan kegiatan usaha reasuransi syariah telah berjalan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan, khususnya di bidang usaha reasuransi syariah.


Susunan Dewan Pengawas Syariah

Prof. Dr. H. Fathurrahman Djamil, MA

Ketua

Lahir di Sukabumi, 7 November 1960. Meraih gelar Sarjana dari Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) pada 1981 dan Gelar Magister ia peroleh dari perguruan tinggi yang sama pada 1987. Kemudian meraih gelar Doktor (Ph.D) Teori Hukum Islam di Mc Gill University, Canada pada tahun 1994.

Menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah berdasarkan Surat Dewan Syariah Nasional MUI No. U-172/DSN-MUI/IX/2005 tanggal 30 September 2005 dan Keputusan RUPS Tahunan tanggal 26 Mei 2015.

Prof. Dr. H.Utang Ranuwijaya, MA

Anggota

Lahir di Majalengka, 19 Mei 1958. Lulus dari Institut Agama Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung tahun 1984 pada Fakultas Syariah. Mendapat gelar Master pada Jurusan Studi Islam di Institut Agama Islam Negeri Syahid tahun 1992. Dan juga mendapatkan gelar Doktor pada Jurusan Studi Hadits di Institut Agama Islam Negeri Syahid tahun 1999. Menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah berdasarkan Surat Dewan Syariah Nasional MUI No. U-172/DSN-MUI/IX/2005 tanggal 30 September 2005 dan Keputusan RUPS Tahunan tanggal 26 Mei 2015.