Premi Marein Tumbuh Dua Digit

premi-marein-tumbuh-dua-digit

JAKARTA. PT Maskapai Reasuransi Indonesia (Marein) optimis premi bakal naik dua digit di tahun ini. Upaya Marein menyeimbangkan portofolio bisnis antara reasuransi jiwa dan reasuransi umum diyakini bisa mendongkrak kinerja.
Berdasarkan laporan keuangan Marein hingga kuartal 1-2018, Marein membukukan premi bruto Rp 384,9 miliar. Jumlah ini meingkat 11,7% dari kuartal I-2017 sebesar Rp 344,6 miliar.
Menurut Direktur Marein Yanto Wibisono, kondisi ekonomi di awal tahun ini masih terbilang stabil. Dus, hal ini memberi sentimen positif bagi sejumlah sektor industri termasuk reasuransi.
Sepanjang 2018, Marein mengincar premi bruto Rp 2,3 triliun, atau tumbuh 27,7% dari realisasi 2017 sebesar Rp 1,8 triliun. Hingga Maret 2018, Marein telah merealisasikan 16,7% dari target tahunan.
Untuk memperbesar pendapatan premi, dalam beberapa tahun terakhir, Marein menyeimbangkan pendapatan. Kontribusi dari segmen reasuransi umum pada premi bruto Marein terus meningkat dari tahun ke tahun.
Pada 2016, sumbangan dari segmen bisnis reasuransi umum baru 30%. Porsi ini kemudian meningkat di 2017 menjadi 33,4%. "Tahun ini kami harapkan berkontribusi 35%," kata Direktur Marein Trinita Situmeang, Rabu (16/5).
Marein terus mengembangkan segmen reasuransi umum karena ingin menyeimbangkan portofolio bisnis. Strategi ini bisa berpengaruh dalam menjaga kesinambungan profitabilitas maupun biaya. "Selain itu, ada upaya menjaga risk management,"ujar Trinita Situmeang.
Selain menggenjot bisnis, di tahun ini Marein juga mengembangkan layanan digital. Pengembangan ini untuk meningkatkan layanan kepada para nasabah.
Upaya dari manajemen tersebut bisa membantu perusahanini mewujudkan target premi asal kondisi perekonomian tetap stabil. Yanto menambahkan, kestabilan ekonomi ini bisa merembet kepada industri asuransi dan reasuransi.
Ia menambahkan, kapasitas modal Marein makin kuat setelah rights issue di akhir 2017. Per 2017, ekuitas Marein tersatat Rp 1,3 triliun, naik 818% dari tahun 2016. "Dengan peningkatan modal ini, kepercayaan ceding company kepada kami akan meningkat,"kata Yanto.

sumber : epaper.kontan.co.id